Minggu, 12 Juni 2011

Konsumsi Buah yuk, Biar Sehat di Hari Nanti...?

Kita mau bagi buah-buahan niy
buat bekal di hari nanti, baik dikonsumsi setiap hari;
 
Apel (Ayo pelajari Al-Qur'an)
Strawberry (Slalu taat & rajin memberi),,
Jeruk (Jangan berbuat buruk),,
Pisang (Pantang iri, sombong dan angkuh),,
Anggur (Anggota gemar bersyukur),,
Tomat (Tobat & tdk maksiat),,
Talas (tidak ada kata malas),,
Mentimun (Menuntut ilmu tidak banyak melamun),,,
Salak (slalu mnjaga akhlak),,,
Melon (MElaksanakan shoLat ON time)
Jambu (JAga iMan & qalBU),,,
Nangka (sEnang berbaik sangka) ,,,
pepaya (penuh percaya diRi),,,
Markisa (mari kita sadaqoh),,,

^_^

Belajar Dari Semut

Subhanallah, Maha Suci Allah, Maha Besar Allah, Maha Sempurna Allah dengan segala Mahluk CIPTAANYA yang sempurna

Sahabat, waktu kecil aku suka banget melihat iring iringan semut, kadang aku mengikuti sampai dimana mereka berjalan, aku juga senang sekali, ketika semut yang berlawanan arah bertemu, lalu mereka berhenti sebentar terus meneruskan lagi perjalanannya, waktu itu aku berfikir, mereka bersalaman..

Sahabat ku dalam Alqur'an juga ada surat Anml (Surat 27) yang menyebut binatang SEMUT seperti FirmanNya :


Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari";
(QS:27,Ayat 18)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala menyebut binatang Semut dalam Surat ini, agar manusia mengambil pelajaran dari kehidupan semut itu.Semut adalah binatang yang hidup berkelompok didalam tanah, membuat liang dan ruang yang bertingkat tingkat, sebagai rumah dan gudang tempat penyimpanan makanan musim dingin. Kerapian dan kedisiplinan yang terdapat dalam kerajaan semut ini, di nyatakan Allah dalam ayat ini dengan bagaimana rakyat semut mencari perlindungan segera agar jangan terinjak oleh Nabi Sulaiman Alaihi Salam dan tentaranya, setelah mendapat peringatan dari rajanya

Secara tidak langsung Allah mengingatkan kepada kita manusia agar dalam berusaha untuk mencukupkan kebutuhan sehari hari, mementingkan pula kemudharatan bersama dan sebagainya.Untuk itu sahabat, kalau kita mau mengambil pelajaran dari semut inilah kelebihan2 semut serta kebudayaannya.


PEDULI
Peduli dan peka terhadap segala hal yang terjadi dalam lingkungan-nya serta selalu memelihara rasa cinta kasih kepada sesama.


POSITIF & ANTUSIAS
Selalu antusias dalam berpikir dan bertindak demi mencapai tujuan berusaha. Namun segala pemikiran dan tindakan tersebut bersifat positif demi menjaga kelangsungan usaha.

 
INISIATIF
Memiliki inisiatif dalam menjalankan usaha berdasarkan motivasi yang kuat untuk maju dan mencapai tujuan tanpa menunggu komando, dan tanpa menyimpang dari kebijakan perusahaan atau negara.

 
RENDAH HATI
Berusaha selalu optimis dalam setiap langkah, namun tidak sombong dan selalu menghargai serta menghormati orang lain.

 
KREATIF & INOVATIF
Selalu kreatif dalam berusaha dengan melakukan berbagai inovasi agar dapat memenang-kan persaingan dan menjadi Leader dalam lingkungannya.


 
DISIPLIN & BERTANGGUNG JAWAB
Memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap kelangsungan hidup kegiatan usaha. Untuk itu, diperlukan disiplin yang tinggi dalam menjalankan semua peraturan/ketentuan demi mencapai tujuan.



 
KERJASAMA
Mampu menjalin kerjasama untuk menggalang kemitraan dengan semua kalangan dalam menjalankan tugas agar sukses mencapai tujuan.



 
PRODUKTIF
Bekerja secara profesional, tekun, dan sungguh-sungguh untuk mencapai hasil yang maksimal.


 
KOMITMEN & TABAH
Memiliki komitmen yang tinggi terhadap semua keputusan/peraturan dan kesepakatan yang telah ditetapkan serta bertanggung jawab melaksanakannya tanpa tawar-menawa
.


 
KOMUNIKATIF
Memiliki kemampuan berkomunikasi dengan menguasai tekniknya secara baik, sehingga mampu menyampaikan segala informasi yang diperlukan tanpa menimbulkan kesalah-pahaman.

Semut mempunyai empat filosofi yang luar biasa. Yaitu:


 
Pertama,
Semut tidak pernah menyerah. Bila kita menghalang-halangi dan berusaha menghentikan langkah mereka, mereka selalu akan mencari jalan lain. Mereka akan memanjat ke atas, menerobos ke bawah atau mengelilinginya. Mereka terus mencari jalan keluar. Tidak sekali-kali menyerah untuk menemukan jalan menuju tujuannya.
 
Kedua,
Semut menganggap semua musim panas sebagai musim dingin. Ini adalah cara pandang yang penting. Semut-semut mengumpulkan makanan musim dingin mereka di pertengahan musim panas.

Ke tiga,
Ssemut menganggap semua musim dingin sebagai musim panas. Ini juga penting. Selama musim dingin, semut mengingatkan dirinya sendiri, "Musim dingin takkan berlangsung selamanya. Segera kita akan melalui masa sulit ini." Maka ketika hari pertama musim semi tiba, semut-semut keluar dari sarangnya. Dan bila cuaca kembali dingin, mereka masuk lagi ke dalam liangnya. Lalu, ketika hari pertama musim panas tiba, mereka segera keluar dari sarangnya. Mereka tak dapat menunggu untuk keluar dari sarang mereka.


ke empat, seberapa banyak semut akan mengumpulkan makanan mereka di musim panas untuk persiapan musim dingin mereka? Semampu mereka!

Demikianlah sahabat, dalam hal dan kejadian apapun kalau kita mau membuka hati dan akal fikiran kita, pasti kita bisa menemui HIKMAH HIKMAH yang bisa kita ambil, sebagai pelajaran buat kita manusia, hanya saja kadang kita manusia suka MENUTUP hati, akal dan fikiran kita, bersikap acuh tak acuh dengan segala kejadian yang ada di sekitar kita, sehingga kita tidak bisa mengambil pelajaran apapun darinya. Maha Sempurna Allah yang menciptakan segala Mahluk tanpa meniru dengan siapapun dan dengan apapun, SUBHANALLAH

Semoga Bermanfaat


[Kembang Anggrek]

Sudut Pandang Heksagonal Rohis SMAN 23

Tahukah anda? Jie, udah kaya apa gitu…! Hehehe…tahukah kita tentang segi enam, atau heksagonal, segi enam sama sisi. Segi enam itu bias kita temukan pada sarang lebah. Nah, makna segi enam sendiri pada sarang lebah itu sangat banyak, bahkan harun yahya sendiri membuat satu dokumentasi penting tentang makna segi enam pada sarang lebah. Ada rahasia kebesaran Allah yang sangat luar biasa pada segi enam sarang lebah ini.


Sarang lebah berbentuk heksagonal atau segi enam yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan madu. Setelah melalui penelitian panjang, para ahli matematika menyimpulkan bentuk inilah yang paling optimal sebagai tempat penyimpanan madu, dilihat dari segi efektivitas ruang yang terbentuk dan bahan yang digunakan untuk membuatnya.


Bentuk heksagonal yang simetris, jika digabungkan akan menghasilkan kombinasi ruang guna yang sempurna, yaitu tidak menghasilkan ruang-ruang sisa yang tak berguna, seperti jika ruang-ruang yang berpenampang lingkaran atau segilima. Lebih jauh, bentuk ruang dengan penampang segitiga atau segiempat bisa jadi juga menghasilkan kombinasi yang optimal. Walaupun demikian, bahan baku yang dibutuhkan untuk membuat bentuk-bentuk ini ternyata lebih banyak daripada yang dibutuhkan untuk membuat bentuk ruang dengan penampang heksagonal. Ruang penyimpanan berbentuk heksagonal, ternyata membutuhkan bahan baku lilin paling sedikit, dengan daya tampung terbesar.


Bentuk heksagonal juga bisa ditemukan pada senyawa kimia, benzena. Menurut Friedrich August Kekule, Jerman (1865), strukur Benzena dituliskan sebagai cincin dengan enam atom karbon yang mengandung tiga buah ikatan tunggal dan tiga buah ikatan rangkap yang berselang seling. Kerangka atom karbon dalam benzena membentuk segienam beraturan dengan sudut ikatan sebesar 120 derajat.

Gimana, sudah pusing belum? Dari matematika lanjut ke kimia, terus? Hehehe…okelah kalo begitu, intinya bentuk segi enam adalah bentuk yang stabil dan pas, hal itu juga menjadi dasar dalam kita memandang Rohis SMAN 23. Apa hubungannya ya? Hubungannya sih saudara kandung gitu deh…! Sudut pandang, atau bahasa jawanya Point of View, adalah bagaimana kita atau orang lain memandang rohis, baik mengenai imagenya, kegiatannya, personalnya, pengurusnya, dan kelakuannya. Namun, dalam tulisan ini penekanannya adalah adalah pada bagian-bagian personal yang memandang Rohis SMAN 23.


Setelah dipikir-pikir, sudut pandang Rohis itu ada enam, oleh karena itu kenapa kita mengambil bentuk segi enam sebagai analogi dalam menggambarkan bagian-bagian dari pemandang (viewer) Rohis 23 ini, yaitu Siswa/i Kelas X, Kelas, XI, Kelas XII, Alumni, Guru/Staf Sekolah, dan Publik.

Dalam sebuah kegiatan yang akan diangkatkan Rohis misalnya Tafakur Alam, kegiatan ini bermanfaat buat Siswa/I kelas X, lalu kegiatan untuk kelas XI yang menjadi pengurus Rohis misalnya LKMR (Latihan Kepemimpinan Manajemen Rohis), terus kelas XII misalnya Rihlah, yang melibatkan Guru dan Staf sekolah misalnya Pelaksanaan Hari Besar Islam atau Pentas Seni, kalo alumni apa ya, semuanya mungkin bisa, tapi lebih spesifik lagi mungkin pada acara rapat, hehehe dan terakhir pada publik, bisa di lihat pada pengaktifan mingguan blog/web rohis, group dan akun-akun rohis pada jejaring social (Social Networking), pengaktifan mading, atau buletin kajian keislaman yang diaktifkan rohis. Nah, kalo kegiatan yang melibatkan semua bagian si pemandang (viewer) itu apa ya?

Sudut pandang ini (Point of View) sangat bermanfaat dalam kita memilih kegiatan apa saja yang sebaiknya diangkatkan, baik acara yang sifatnya warisan dari kepengurusan sebelumnya atau kegiatan-kegiatan  insidensil seperti pergi menjenguk atau menghadiri undanngan/hajatan, silaturrahim halal bi halal, dan sebagainya, atau kegiatan-kegiatan yang baru, yang berbeda dari kepengurusan-kepengurusan sebelumnya. Jadi, selamat berkarya dengan acara-acara rohis yang banyak manfaat, agar baik dalam pandangan teman-teman sekolah kita, alumni, guru, atau pandangan orang umum!

written by: hadiidhonesty

Sabtu, 28 Mei 2011

Tentang Keteladanan dari Ki Hajar Dewantara


Ajaran kepemimpinan Ki Hadjar Dewantara yang sangat poluler di kalangan masyarakat adalah Ing Ngarso Sun Tulodo, Ing Madyo Mbangun Karso, Tut Wuri Handayani. Yang pada intinya bahwa seorang pemimpin harus memiliki ketiga sifat tersebut agar dapat menjadi panutan bagi orang lain.

Ajaran Kepemimpinan Ki Hadjar Dewantara

Ing Ngarso Sun Tulodo artinya Ing ngarso itu didepan / dimuka, Sun berasal dari kata Ingsun yang artinya saya, Tulodo berarti tauladan. Jadi makna Ing Ngarso Sun Tulodo adalah menjadi seorang pemimpin harus mampu memberikan suri tauladan bagi orang - orang disekitarnya. Sehingga yang harus dipegang teguh oleh seseorang adalah kata suri tauladan.

Ing Madyo Mbangun Karso, Ing Madyo artinya di tengah-tengah, Mbangun berarti membangkitan atau menggugah dan Karso diartikan sebagai bentuk kemauan atau niat. Jadi makna dari kata itu adalah seseorang ditengah kesibukannya harus juga mampu membangkitkan atau menggugah semangat . Karena itu seseorang juga harus mampu memberikan inovasi-inovasi dilingkungannya dengan menciptakan suasana yang lebih kodusif untuk keamanan dan kenyamanan.

Demikian pula dengan kata Tut Wuri Handayani, Tut Wuri artinya mengikuti dari belakang dan handayani berati memberikan dorongan moral atau dorongan semangat. Sehingga artinya Tut Wuri Handayani ialah seseorang harus memberikan dorongan moral dan semangat kerja dari belakang. Dorongan moral ini sangat dibutuhkan oleh orang - orang disekitar kita menumbuhkan motivasi dan semangat.

Jadi secara tersirat Ing Ngarso Sun Tulodo, Ing Madyo Mbangun Karso, Tut Wuri Handayani berarti figur seseorang yang baik adalah disamping menjadi suri tauladan atau panutan, tetapi juga harus mampu menggugah semangat dan memberikan dorongan moral dari belakang agar orang - orang disekitarnya dapat merasa situasi yang baik dan bersahabat . Sehingga kita dapat menjadi manusia yang bermanfaat di masyarakat.











http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006111130

http://www.gudangmateri.com/2010/04/arti-kata-tut-wuri-handayani.html

Kamis, 26 Mei 2011

Tafakur Alam 2011






Assalamu'alaikum temen2..kita dari Rohis 23 mau ngasih tau klo bakal ada acara seru ni di bulan juni nanti

Name : Tafakur alam (TA)
Date : 17-19 juni 2011
Place : Villa Bintang, Cigemea Bogor
Cost : 80000 aja

Bagi yang mau daftar, bisa langsung hubungi PANITIA TAFAKUR ALAM

Atau bisa langsung daftar ke stand Rohis d'depan musholla Bahrul Ilmi SMAN 23
pendaftaran terakhir tanggal 10 juni

So, be the first !!

*jgn lupa invite temen2 sekelas kalian juga ya
salam ukhuwah :))

Jaket ROHIS 23




Jaket ~ROHIS~ ayoooo siapa aja yang mau pesaaaaannnn ????

Jaket'y nyaman di pake bang. Saat cuaca dingin, jaket'y bikin badan anget. Saat cuaca panas, jaket'y bikin badan adem (dipake saat naik motor) :) jangan make jaket ini di ruang trtutup kedap udara, krn dpt mmbwt tubuh tdk nyaman. BiLa sakit brLanjut, sgr hubngi dokter.

JAKET ROHIS dibuat secara terbatas. Siapa cepat dia dapat. Bagi kawan2 yg brminat, diharapkn sgra konfirmasi ke Kak Muhammad Syarif Hidayat.

Sidney Jones dan Rohis


DIALOG JUM'AT REPUBLIKA
Jumat, 06 Mei 2011 pukul 15:44:00



JIC
Oleh Rakhmad Zailani Kiki
Staf Seksi Pengkajian Bidang Diklat JIC

Menjelang peringatan Hari Pendidikan Nasional kemarin, kita dikejutkan pernyataan seorang pakar terorisme, Sidney Jones, bahwa gerakan teroris saat ini makin merajalela. Gerakan mereka bahkan tumbuh lewat studi-studi kajian Islam di kalangan pemuda, seperti Rohani Islam (Rohis) di sekolah menengah atas.

Menurutnya, Rohis pada umumnya sangat baik, tapi di beberapa daerah bisa jadi poin masuk untuk teroris. Sehingga, untuk mengatasi teroris tidak bisa hanya mengandalkan aparat saja, di sini kepala sekolah juga harus berperan mematikan bibit-bibit teroris di sekolah.

Sidney juga menyarankan dan mengusulkan agar pemerintah melibatkan semua kaum ibu, karena merekalah yang lebih mengerti dan mengetahui perilaku dan kegiatan anaknya. Pernyataan Sidney Jones itu tak urung menimbulkan banyak respons penolakan, mulai dari anggota dewan, Menteri Pendidikan, sampai masyarakat awam.

Apalagi bagi mereka yang pada era 80-an duduk di sekolah menengah atas, terlebih yang aktif di Rohis, tentu akan menertawakan pernyataan Sidney Jones tersebut. Bagaimana tidak tertawa, Sidney Jones menyamakan para aktivis Rohis dengan murid 'madrasah' binaan para teroris yang ada di negara-negara yang memang menjadi sarang teroris.

Bolehlah dia pakar di bidang terorisme, tetapi dia sangat lemah pemahamannya tentang Rohis. Bagi mereka yang belum mengerti Rohis, mari sedikit kita bernostalgia ke era 80-an saat Rohis tumbuh menjamur di sekolah-sekolah menengah atas. Khususnya di Jakarta, Rohis merupakan salah satu unit ekstrakurikuler sekolah berada dalam struktur Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

Kemunculan Rohis di sekolah tidak terlepas dari kebutuhan pelajar Islam agar ada suatu wadah ekstrakurikuler yang dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang Islam dan mengekspresikan keislaman mereka lewat peringatan hari besar Islam seperti Peringatan Maulid Nabi dan Isra Mikraj dalam bentuk pementasan seni budaya Islam.

Karenanya, Rohis identik dengan grup nasyid yang penampilannya telah menjadi menu wajib di setiap acara peringatan hari besar Islam. Judul-judul Nasyid seperti "Laa Tas-alu" (Jangan Kau Tanya) dan "Ribathul Ukhuwah" (Tali Persaudaraan) merupakan dua judul dari judul-judul nasyid yang populer didendangkan.

Karena nasyid itu berbahasa Arab yang hampir tidak diketahui artinya oleh yang hadir, maka terjemahan nasyid dibacakan sebagai puisi, mengiringi nasyidnya. Sekarang tidak hanya ada grup nasyid, tetapi juga grup marawis. Ada pula kegiatan tafakur alam yang bahkan diikuti para guru, seperti yang dilakukan oleh Rohis SMU 23 kala itu. 

Tentu saja diadakan juga pengajaran tentang keislaman, bahasa Arab, dan lain-lain. Bahkan untuk urusan toleransi, Rohis sangat peduli. Yaitu, dengan mengajarkan kepada anggotanya agar terhadap pelajar atau siapa pun yang berada di lingkungan mereka yang berbeda agama dan keyakinannya harus bersikap penuh toleransi dan penuh kasih sayang.

Kini, banyak di antara mereka yang dulu aktif di Rohis telah menjadi kaum profesional, bahkan tidak sedikit yang berkiprah di ketentaraan. Salah satunya adalah Letkol (Kes) TNI-AU dr Wawan Mulyawan SpBS.

Kisahnya ini dia tuturkan sendiri pada saat acara ceramah dan talk show yang dipandu oleh KH Wahfiudin Sakam pada acara "Dzikir Akbar Pendidikan" di Jakarta Islamic Centre (JIC) yang diadakan untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada Senin, 2 Mei 2011.

Dia mengisahakan, di era 80-an, sewaktu duduk di bangku sekolah di SMU 3 Setia Budi, dia aktif mengikuti kegiatan Rohis. Keaktifannya di Rohis ternyata tidak mengganggu aktivitasnya belajar, malah sangat menunjang. Hal ini dibuktikan ketika dia lulus Sipenmaru (ujian masuk perguruan tinggi saat itu) dan diterima untuk melanjutkan kuliah di Fakultas Kedokteran UI.

Ketika di semester tiga, dia mendaftarkan diri sebagai tentara ABRI (sekarang TNI) di Angkatan Udara. Setelah lulus kuliah sambil terus berkarier sebagai tentara, dia mengambil kuliah spesialis bedah syaraf. Kini, dia menjadi perwira TNI-AU dengan pangkat Letkol sekaligus sebagai dokter spesialis bedah syaraf.

Salah satu faktor utama keberhasilan kariernya saat ini adalah kemampuannya untuk menghindari godaan dari lawan jenis atau pergaulan bebas dan harta. Kemampuan-kemampuan tersebut dia dapat dari didikan selama dia beraktivitas di Rohis.

Kisah Letkol (Kes) TNI-AU dr Wawan Mulyawan SpBS adalah satu dari sekian ribu kisah sukses alumni Rohis yang kini berkiprah dan mengabdi untuk agamanya, bangsanya, perdamaian, dan NKRI. Jadi, wahai Sidney Jones, siapa Rohis yang kau maksud?

Rohis Mengawal Moral Bangsa



Assalamualaikum…


Yuk ikuti Lomba Menulis Islamedia : Rohis Mengawal Moral Bangsa.

Belakangan ini isu-isu miring menerpa Rohis Sekolah dan Rohis Kampus dengan pernyataan-pernyataan yang tidak mendasar. Padahal telah banyak kebaikan-kebaikan yang dihasilkan dari rohis-rohis di sekolah-sekolah dan kampus-kampus yang telah eksis saat ini.

Isu-isu tersebut akhirnya mebuat cemas beberapa orang tua ketika anaknya belajar islam di rohis-rohis sekolah dan kampus yang ada. Padahal rohis adalah lembaga yang mendapatkan dukungan penuh dari pihak sekolah dan kampus karena efek pengembangan diri positif yang dihasilkan.

Kemudian, hayuk kita menulis tentang rohis di sekolahmu dan juga di kampus-kampus tempat kamu menimba pendidikan saat ini, bagaimana efek positif dan negatifnya yang kamu rasakan, dan benarkah Rohis sejalan dengan isu-isu negative yang ada saat ini?

Bagaimana caranya???



Persyaratan Umum

1. Peserta dibuka untuk tingkat Siswa, Mahasiswa, dan Umum
2. Karya tak akan digunakan panitia tanpa izin pengirim.

3. Karya yang dikirim tidak akan dikembalikan.

4. Jumlah karya yang dikirimkan tak dibatasi.

5. Karya yang dikirim orisinal, bukan karya orang lain, bukan jiplakan, bukan hasil copy-paste karya orang lain.

Tema

Semua karya harus bertema: “Rohis Mengawal Moral Bangsa”


Persyaratan Khusus


Panjang tulisan minimal 1 halaman A4 dengan margin 2 cm (atas bawah kanan kiri), huruf Times new roman ukuran 12 (No spacing)Gaya penulisan menekankan pada topic UMUM DAN SEKITAR KEHIDUPAN PESERTA BERINTERAKSI DENGAN ROHIS.Karya yang dikirmkan harap mencantumkan peserta tingkat.

Cantumkan : Nama asli, Alamat email, alamat rumah, sekolah (bagi tingkat siswa)/kampus (bagi mahasiswa)/pekerjaan (bagi umum), dan nomor yang bisa dihubungi.

Pengiriman Karya


Karya dikirimkan ke:

Email : redaksi_islamedia@yahoo.com



Hadiah Tiap Kompetisi
Tulisan terbaik untuk tingkat Siswa, Mahasiswa, dan Umum akan mendapatkan hadiah menarik dari Islamedia.

Tim Penilai Tulisan:

Akmal Sjafril, penulis buku "Islam Liberal 101"
Eko Novianto, penulis buku "Sudahkah Kita Tarbiyah"
Salim A Fillah, penulis buku "Dalam Dekapan Ukhuwah"


Ayuk, ditunggu apalagi, Islamedia menantikan karya-karyamu.
Mari kita tunjukkan Rohis adalah pengawal moralitas bangsa ini.

Karya diterima paling lambat 15 Juni 2011

http://www.islamedia.web.id/2011/05/lomba-menulis-rohis-mengawal-moral.html

Jumat, 20 Mei 2011

Bersyukur Itu Terus Belajar dan Berkarya


Alhamdulillah, segenap rasa syukur tak terhigga kepada Rabb semesta alam, dan Congratulation! Selamat kepada siswa-siswi kelas XII SMAN 23 yang lulus 100 % pada Ujian Nasional kemarin. Tak terbayangkan memang betapa bersyukurnya! Selamat ya untuk teman-teman dan kakak-kakak semua. Selamat atas kelulusannya, dan selamat berkarya pada setiap waktu dan tempat.

Un-accountable memang nikmat Allah itu, tidak dapat kita menghitungnya, mungkin bisa ber-byte-byte file yg akan dikumpulkan jika kita mau mencoba menghitungnya. Bersyukurlah, makan akan Allah tambah,,,dan jangan pernah kita mengkufuri nikmatnya.


“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memberikan pernyataan: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Ku-tambah nikmat-Ku kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7).

Kalau pernah baca buku The Secret, pastinya udah mengerti ya apa gunanya bersyukur? Tapi apa perlu baca buku itu dulu baru mulai bersyukur? Rasanya setiap waktu pun islam mengajarkan kita untuk selalu bersyukur ya...! Menurut buku The Secret, dunia ini dipenuhi dengan hukum tarik menarik.. apa yang kita pikirkan, apa yang kita ucapkan.. akan kembali pada kita… (The Law Attraction).

Apapun kondisinya berusahalah untuk selalu bersyukur, setidaknya dalam kesabaran sederhana kita pun adalah bentuk syukur kita.

Bersyukurlah...

Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan. Seandainya sudah, apa lagi yang harus diinginkan?

Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu, karena itu memberimu kesempatan untuk belajar.

Bersyukurlah untuk masa-masa sulit, dimasa itulah kamu bertumbuh.

Bersyukurlah untuk keterbatasanmu, karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang.

Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru, karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu.

Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat, itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga.

Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih, karena itu berarti kamu telah membuat suatu perbedaan.

Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal yang baik. Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur pada masa yang surut.

Rasa syukur dapat mengubahkan hal yang negatif menjadi positif. Temukan cara untuk bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagi kita...

dari berbagai sumber (http://hidupuntukberkarya.multiply.com/, etc)
 

Followers

Blogger Tricks

free counters