Rabu, 14 September 2011

5 Pelanggaran dalam Pacaran

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.
Di remajaislam.com, pernah kami bahas masalah hukum pacaran. Untuk menguatkan artikel sebelumnya, berikut kami rinci beberapa pelanggaran pacaran dan materi ini baru saja kami sampaikan di pesantren kami "Pesantren Darush Sholihin" yang mayoritas santrinya adalah para remaja.
Pelanggaran-pelanggaran dalam pacaran adalah:

1. Melakukan berbagai hal pendahuluan zina.
Padahal segala perantara menuju zina itu dilarang, baik dengan memandang lawan jenis dengan syahwat (nafsu), meraba atau menyentuh, berdua-duaan, apalagi sampai berciuman meskipun hal-hal tersebut tidak sampai zina. Allah Ta'ala berfirman,
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.”(QS. Al Isro’: 32). Kata Asy Syaukani dalam Fathul Qodir, "Jika mendekati zina dengan melakukan berbagai hal sebagai pendahuluan zina itu terlarang, maka zina sendiri jelas terlarang. Karena sesuatu itu haram, maka segala perantara menuju sesuatu tersebut jelas haram. Inilah yang dimaksud dalam konteks kalimat." Syaikh 'Abdurrahman As Sa'di dalam kitab tafsirnya menjelaskan, "Larangan dalam ayat ini adalah larangan untuk mendekati zina. Larangan mendekati saja tidak dibolehkan apalagi sampai melakukan zina itu sendiri. Larangan mendekati zina ini meliputi larangan melakukan berbagai pendahuluan dan perantara menuju zina."

2. Berduaan dengan lawan jenis.
Ini juga pelanggaran yang tidak bisa dipungkiri. Berduaan bisa jadi berduaan di satu tempat, di kegelapan, atau di tempat sepi, atau boleh jadi berduaan lewat sms-an, telepon atau lebih keren lagi lewat pesan facebook. Banyak kejadian yang berawal dari berdua-duaan seperti ini, di antaranya berhubungan lewat inbox facebook, lalu mengajak ketemuan, lantas ujung-ujungnya terjadilah apa yang terjadi. Berdua-duaan dengan lawan jenis terlarang berdasarkan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam,
أَلاَ لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ لاَ تَحِلُّ لَهُ ، فَإِنَّ ثَالِثَهُمَا الشَّيْطَانُ ، إِلاَّ مَحْرَمٍ
Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang tidak halal baginya karena sesungguhnya syaithan adalah orang ketiga di antara mereka berdua kecuali apabila bersama mahromnya. (HR. Ahmad no. 15734. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan hadits ini shohih dilihat dari jalur lain)

3. Tidak menundukkan pandangan.
Dengan lawan jenis kita diperintahkan untuk menundukkan pandangan dan jelas terlarang jika dengan syahwat (nafsu). Perintah ini dimaksudkan agar lebih menjaga hati dan agar hati tidak tergoda pada zina. Memandang lawan jenis barulah jadi halal jika melalui hubungan pernikahan atau dibolehkan jika wanita yang dipandang masih mahrom kita. Mengenai larangan memandangn lawan jenis, disebutkan dalam hadits Jabir bin 'Abdillah,
سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ نَظَرِ الْفُجَاءَةِ فَأَمَرَنِى أَنْ أَصْرِفَ بَصَرِى.
Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang pandangan yang cuma selintas (tidak sengaja). Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepadaku agar aku segera memalingkan pandanganku.” (HR. Muslim no. 5770).

4. Tidak menjaga aurat.
Ini pun jelas ada dalam pacaran. Karena seringnya berdua-duaan, si pria pun ingin melihat aurat wanita. Si pria ingin melihat indah gemulai rambutnya dan sebagainya yang merupakan aurat. Padahal menutup aurat dengan mengenakan jilbab itu adalah wajib sebagaimana firman Allah Ta'ala,
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Al Ahzab: 59). Melihat aurat wanita barulah dibolehkan jika memang halal sebagai istri, bukan saat pacaran. Kerabatnya saja yang masih mahrom dibolehkan melihat sebatas anggota tubuh yang nampak ketika berwudhu. Lantas kenapa orang yang jauh sampai dibolehkan melihat kehormatan wanita tersebut padahal akad nikah pun belum ada?

5. Bersentuhan dengan lawan jenis.
Ini pun pelanggaran yang sering dilakukan oleh yang berpacaran. Baik di kesepian maupun tempat umum, seringnya ingin berjalan bergandengan tangan padahal belum halal.
Dari Abdulloh bin ‘Amr, ”Sesungguhnya Rasulullah tidak pernah berjabat tangan dengan wanita ketika berbaiat.” (HR. Ahmad dishohihkan oleh Syaikh Salim dalam Al Manahi As Syari’ah)
Dari Umaimah bintu Ruqoiqoh dia berkata, ”Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya aku tidak pernah menjabat tangan para wanita, hanyalah perkataanku untuk seratus orang wanita seperti perkataanku untuk satu orang wanita.” (HR. Tirmidzi, Nasai, Malik dishohihkan oleh Syaikh Salim Al Hilaliy)
Zina tangan adalah dengan menyentuh lawan jenis yang bukan mahrom sehingga ini menunjukkan haramnya. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُتِبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيبُهُ مِنَ الزِّنَى مُدْرِكٌ ذَلِكَ لاَ مَحَالَةَ فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ وَالأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الاِسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ

Setiap anak Adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi, tidak bisa tidak. Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.” (HR. Muslim no. 6925)
Ini baru lima pelanggaran yang kami ungkap dari sisi dalil. Namun masih banyak pelanggaran selain itu yang semuanya berujung pada zina. Awal berpacaran saja penuh kekhawatiran karena seringkali melakukan dosa, ujungnya pun penuh penyesalan. Luqman berkata kepada anaknya, “Wahai anakku. Hati-hatilah dengan zina. Di awal zina, selalu penuh rasa khawatir. Ujung-ujungnya akan penuh penyesalan.
(Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 10/326)

So ... stop pacaran! Tempuh jalan yang halal. Cukup ta'aruf (perkenalan dalam waktu singkat) ketika ingin serius nikah, lantas datang ke rumah ortu untuk lamaran, dan langsungkanlah segera pernikahan, jangan tunda-tunda. Lebih cepat, lebih baik!

Semoga Allah beri taufik pada para remaja sekalian untuk mengenal ajaran Nabinya dan semoga mereka pun semakin bertakwa dan takut akan siksa-Nya. Wallahu waliyyut taufiq.

Panggang-Gunung Kidul, pagi hari penuh berkah - 8 Syawal 1432 H (07/09/2011)
www.remajaislam.com

Pacaran Islami...! Ada Gak Sih...?

Kecintaan terhadap lawan jenis merupakan fitrah yang ada pada setiap manusia yang sempurna. Inilah hikmah diciptakannya manusia dengan jenis yang berbeda, berupa laki-laki dan wanita.
Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)“. (Q.S. Ali Imran: 14).
Namun kecintaan kepada lawan jenis, harus diletakkan pada tempatnya sesuai aturan syari’at. Jika tidak, maka di sinilah manusia akan hidup seperti binatang, bahkan lebih keji lagi. Cara dan tipsnya yang syar’i, bina dan tumbuhkan cinta ini dalam rumah tangga melalui gerbang nikah, bukan sebelum berumah tangga, karena ini terlarang dalam agama kita.
Pembaca yang budiman, kecintaan terhadap lawan jenis inilah yang menjadi alasan dua anak manusia terjerumus dalam perkara haram, hina dan keji dengan menjalin hubungan, memadu kasih, mengukir kisah asmara dan berjanji setia sehidup dan semati, atau lebih akrab disebut dengan istilah “pacaran” !!!
Betapa banyak harta yang terbuang karenanya, betapa banyak manusia menjadi gila karena ulahnya, betapa banyak kemaksiatan yang terjadi karena melakukannya, dan jiwapun melayang disebabkan olehnya. Namun sangat sedikit manusia yang mau mengambil pelajaran.
Lalu kenapa produk barat yang bermerek “pacaran” ini masih menjadi “virus” yang menjangkiti hampir semua kalangan, mulai dari Sekolah Dasar, SMP, SMA, sampai di bangku kuliahan. Mereka merasa malu, bila masih sendiri alias belum punya pacar. Semua ini disebabkan karena hawa nafsu yang sudah berkuasa pada diri seseorang, kurangnya perhatian orang tua, dan jauhnya mereka dari agama.
Berbagai macam dalih dan beribu merek alasan yang sering dilontarkan untuk menghalalkan produk haram ini. Yah, “alasanya mengikuti perkembangan zaman“, “cara untuk mencari dan memilih pasangan hidup, agar bisa saling mengenal karakter dan sifat masing-masing sebelum menjalani bahtera kehidupan rumah tangga”. Ini adalah jerat-jerat setan. Lalu sampai di mana kalian akan saling mengenal pasangan? Apakah sampai harus melanggar batasan-batasan Allah !!? Ini adalah pintu kebinasaan yang akan menghinakan dirimu.
Dalil Haramnya Pacaran
Allah -Azza wa Jalla- Yang Maha Penyayang kepada hamba-Nya telah menutup segala celah yang bisa membinasakan hamba-Nya, di antaranya adalah zina, dan segala pengantar menuju zina. Allah –Azza wa Jalla- berfirman:
Dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk“. (QS. Al-Isra’ : 32)
Allah telah melarang hamba-Nya untuk mendekati perzinaan, karena zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. Maka segala hal yang bisa mengantarkan kepada bentuk perzinaan telah diharamkan pula oleh Allah. Sedangkanpacaran adalah sebesar-besar perkara yang bisa mengantarkan ke pintu perzinaan !!! Data dan realita telah membuktikan; tak perlu kita sebutkan satu-persatu kisah buruk dan menjijikkan, dua insan yang dimabuk asmara.
Jika Allah dalam ayat ini mengharamkan pengantar menuju zina (diantaranya pacaran), maka tentunya Allah mengharamkannya karena hal itu akan menimbulkan mafsadah (kerusakan) di atas permukaan bumi, seperti kerusakan nasab, harga diri, rumah tangga, dunia, dan akhirat.
Para Pembaca yang budiman, Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- telah menjelaskan firman Allah di atas, kenapa Allah mengharamkan pacaran? Jawabnya, berdasarkan hadits-hadits yang ada, bahwa pacaran mengandung beberapa perkara maksiat lainnya; satu dengan lainnya saling mengundang, seperti:
Memandang Lawan Jenis yang Bukan Mahram
Saling memandang antara satu dengan yang lainnya sudah menjadi perkara yang lumrah bagi dua insan yang dimabuk cinta. Sementara memandang lawan jenis bisa membangkitkan syahwat apalagi bila sang wanita berpakaian ketat yang menampakkan lekuk-lekuk tubuhnya. Oleh karena itu “bohong” bila seorang laki-laki tidak tergiur dengan penampilan wanita yang menampakkan lekuk-lekuk tubuhnya, apa lagi sang wanita tergila-gila kepadanya dan tiap hari berada di sisinya. Sebenarnya sang laki-laki bejat tinggal menunggu waktu dan kesempatan saja untuk bisa melampiaskan nafsu setannya. Setelah itu terjadilah apa yang terjadi… naudzu billahi min dzalik.
Oleh karena itu, hendaknya seorang muslim menjaga matanya dari memandang perkara-perkara yang diharamkan untuk dilihat. Allah -Subhanahu wa Ta’ala- berfirman,
Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya (dari hal yang haram); yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat”. Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya (dari yang haram)“. (QS. An-Nur: 30-31).
Jarir bin Abdillah -radhiyallahu ‘anhuma- berkata,
سَأَلْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهِ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ عَنْ نَظَرِ الْفَجْأَةِ ؟ فَقَالَ: اِصْرِفْ بَصَرَكَ
Aku bertanya kepada Rasulallahi -Shollallahu ‘alaihi wasallam- tentang pandangan yang tiba-tiba (tanpa sengaja)? Maka beliau bersabda, “Palingkan pandanganmu“. [HR. Muslim (2159), Abu Dawud (2148), At-Tirmidziy (2776)]
Memandang wanita yang tidak halal untuk dipandang (bukan mahram), meskipun tanpa syahwat, maka ia adalah zina mata. Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- bersabda,
كُتِبَ عَلَى ابْنِ اَدَمَ نَصِيْبُهُ مِنَ الزِّنَا مُدْرِكٌ ذلِكَ لَا مَحَالَةَ: الْعَيْنَانِ زَنَاهُمَا النَّظَرُ ، وَالْأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الْاسْتِمَاعُ، وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلَامُ، وَالْيَدُ زِنَاهُ الْبَطْشُ، وَالرِّجْلُ زِنَاهُ الْخُطَا، وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى، وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ أَوْ يُكَذِّبُهُ
Telah ditulis bagi setiap bani Adam bagiannya dari zina, pasti dia akan melakukannya, kedua mata zinanya adalah memandang, kedua telinga zinanya adalah mendengar, lidah (lisan) zinanya adalah berbicara, tangan zinanya adalah memegang, kaki zinanya adalah melangkah, sementara qalbu berkeinginan dan berangan-angan, maka kemaluanlah yang membenarkan (merealisasikan) hal itu atau mendustakannya“. [HR. Al-Bukhoriy (5889) dari Ibnu Abbas, dan Muslim (2657) dari Abu Hurairah]
Saling Merayu, dan Menggoda dengan Suara Lembut
Lalu bagaimana lagi jika yang dilakukan bukan hanya sekedar memandang, tapi juga dibumbui dengan cumbu rayu, berbalut suara yang mengundang syahwat dan sejuta godaan dusta!! Allah -Subhanahu wa Ta’ala- berfirman,
Maka janganlah kamu tunduk (bersuara lembut) dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik“. (QS. Al-Ahzab:32).
Al-Hafizh Ibnu Katsir-rahimahullah- berkata menafsirkan ayat ini, “Maknanya hal ini, seorang wanita berbicara (di balik tirai dan penghalang, -pent) dengan orang lain dengan ucapan yang di dalamnya tak terdapat kemerduan suara, yakni seorang wanita tidak berbicara dengan orang lain sebagaimana ia berbicara dengan suaminya (dengan penuh kelembutan)”. [Lihat Tafsir Al-Qur’an Al-Karim (3/636)]
Jadi, seorang lelaki atau wanita terlarang untuk saling menggoda, merayu, dan bercumbu dengan ucapan-ucapan yang membuat salah satu lawan jenis tergoda, dan terbuai sehingga pada gilirannya membuka jalan menuju zina, baik itu zina kecil (seperti memandang, saling memikirkan, dan lainnya), maupun zina besar !!
Menemui Wanita Tanpa Mahram, dan Tanpa Pembatas
Sehari bagaikan sepekan, sepekan bagaikan sebulan, dan sebulan bagaikan setahun bila sepasang anak manusia yang sedang dimabuk cinta tidak bertemu. Ketika mereka bertemu, pastilah berduaan. Sang pria berusaha sebisa mungkin menemui si wanita, tanpa ada mahram, dan tanpa pembatas berupa tirai yang melindungi mereka dari pandangan syahwat. Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- bersabda,
إَيَّاكُمْ وَالدُّخُوْلَ عَلَى النِّسَاءِ. فَقَالَ رَجُلٌ مِنَ الْأَنْصَارِ: أَفَرَأَيْتَ ألْحَمْوَ؟ قَالَ : الْحَمْوُ الْمَوْتُ
Hati-hatilah kalian dari masuk menemui wanita”. Seorang lelaki dari kalangan Ashar berkata, “Bagaimana pendapatmu dengan kerabat suami?” Maka Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- bersabda, “Mereka adalah kematian (kebinasaan)“. [HR. Al-Bukhoriy (5232), Muslim (2172), dan At-Tirmidziy (1171)]
Berduaan antara Pria dan Wanita
Lebih para lagi, jika pria dan wanita yang berpacaran ini saling berduaan, karena setan sudah hampir berhasil menjerumuskan keduanya dalam zina. Makanya, kasus zinanya orang yang berpacaran, itu terjadi di saat mereka berduaan; saat mereka bebas mengungkap isi hatinya, dan syahwatnya yang bergejolak kepada lawan jenisnya. Sebab itu, kedua pasangan yang haram ini berusaha mencari tempat yang tersembunyi, dan jauh dari jangkauan manusia; ada yang pergi ke daerah wisata Malino, Bantimurung, tepi pantai; ada yang lebih elit lagi sewa hotel, villa, dan lainnya. Untuk apa? Agar bebas berduaan melampiaskan birahinya yang keji !!! Di lain sisi, sebagian wanita tak sadar jika ia akan dihinakan dengan perbuatan itu, karena hanya sekedar janji-janji muluk dan dusta. Sadarlah wahai kaum wanita, jika seorang lelaki yang mengungkapkan cintanya kepadamu, tanpa melalui pintu nikah, maka ketahuilah bahwa itu adalah “cinta palsu“, dan “janji dusta
Seorang dilarang berduaan dengan lawan jenisnya yang bukan mahramnya, karena hal itu akan membuat setan lebih leluasa menggoda dan menjerumuskan seseorang dalam zina, dan pengantarnya. Rasulllah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- bersabda,
لَا يَخْلُوَنَّ أَحَدُكُمْ بِامْرَأَةٍ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ ثَالِثُهُمَا
Jangan sekali-sekali salah seorang di antara kalian (kaum pria) berduan dengan seorang wanita, karena setan adalah pihak ketiganya“. [HR. At-Tirmidziy (2165), dan Ahmad (114). Hadits ini di-shohih-kan oleh Al-Albaniy dalam Al-Irwa’ (6/215)]
Memegang dan Menyentuh Pacar
Pacaran tidaklah lepas dari bersentuhan, entah dengan cara berjabat tangan, berboncengan di atas kendaraan, atau berpegangan, berpelukan, berciuman dan lainnya. Ketahuilah bahwa memegang dan menyentuh wanita yang bukan mahram kita adalah perbuatan yang diharamkan dalam agama kita. Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- bersabda,
لَأَنْ يُطْعَنَ فِيْ رَأْسِ رَجُلٍ بِمِخْيَطٍ مِنْ حَدِيْدٍ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَمَسَّ امْرَأَةً لَا تَحِلُّ لَهُ
Andaikan kepala seseorang di cerca dengan jarum besi, itu lebih baik (ringan) baginya dibandingkan menyentuh seorang wanita yang tak halal baginya“. [HR. Ar-Ruyaniy dalam Al-Musnad (227/2), dan Ath-Thobroniy dalam Al-Kabir (486, & 487)]
Al-Allamah Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albaniy-rahimahullah- berkata setelah menguatkan sanad hadits diatas dalam Ash-Shohihah (1/1/448), “Dalam hadits ini terdapat ancaman yang keras bagi orang yang menyentuh wanita yang tak halal baginya. Jadi, di dalamnya juga ada dalil yang menunjukkan haramnya berjabat tangan dengan para wanita (yang bukan mahram), karena berjabat tangan dicakup oleh kata “menyentuh”, tanpa syak. Perkara seperti ini telah menimpa kebanyakan kaum muslimin di zaman ini. (Namun sayang), di antara mereka ada yang berilmu andaikan ia ingkari dalam hatinya, maka masalahnya sedikit agak ringan. Cuman mereka ini berusaha menghalalkannya dengan berbagai jalan, dan takwil. Telah sampai suatu berita kepada kami bahwa ada seorang tokoh besar di Al-Azhar telah disaksikan oleh sebagian orang sedang berjabat tangan dengan para wanita !! Hanya kepada Allah tempat kita mengadu dari keterasingan Islam“.
Nasihat bagi Orang Tua
Suatu perkara yang membuat kita sedih, orang tua tidak peduli lagi dengan anak gadisnya ketika keluar rumah bersama laki-laki yang bukan mahramnya. Keluar dengan berpakaian serba ketat, kemudian dibonceng,. Tidak tahu kemana anak gadisnya dibawa pergi. Lalu terjadilah apa yang terjadi. Si gadis terkadang pulang larut malam, namun orang tua hanya membiarkan kemungkaran terjadi di dalam rumah tangga, dan keluarganya. Inilah Dayyuts yang diharamkan baginya jannah (surga). Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,
ثَلَاثَةٌ قَدْ حَرَّمَ اللهُ عَلَيْهِمُ الْجَنَّةَ : مُدْمِنُ الْخَمْرِ وَ الْعَاقُّ وَ الدَّيُّوْثُ الَّذِيْ يُقِرُّ فِيْ أَهْلِهِ الْخُبْثَ
Ada tiga golongan yang sungguh Allah haramkan baginya surga: pecandu khomer, orang yang durhaka (kepada orang tuanya), dan dayyuts yang membiarkan perbuatan keji dalam keluarganya“. [HR. Ahmad dalam Al-Musnad (2/69/no. 5372). Hadits ini di-shohih-kan oleh Syaikh Al-Albaniy dalam Shohih Al-Jami’ (3047)]
Jika kita melirik ke arah yang lain, ternyata ada juga wanita yang berbusana muslimah dan pria memakai gamis jatuh ke dalam jerat setan ini. Mereka sebut dengan istilah “pacaran islami“. Tentunya ini justru lebih berbahaya karena jalan menuju perzinaan yang telah dibungkus dengan label “islami”. Padahal sungguh agama Islam yang suci ini telah berlepas diri dari perbuatan ini.
Pacaran yang merupakan pos dan gerbang menuju zina ini, jika dianggap “islami” -padahal itu haram berdasarkan ayat yang lalu-, maka kami khawatirkan akan muncul generasi yang akan menghalalkan perkara-perkara haram lainnya, karena dipoles dan dihiasi dengan label “islami” sehingga mereka nantinya akan membuat istilah “musik islami”, “khomer islami”, “mencuri islami”, “riba islami”, “judi islami”, dan lain sebagainya. Padahal musik, khomer, mencuri, riba, dan judi adalah perkara-perkara haram, namun dihalalkan oleh mereka hanya karena permaiman kata yang licik. Na’udzu billah min dzalik !!
Akhirnya kami nashihatkan kepada kaum yang dilanda asmara agar segera bertaubat kepada Allah sebelum nyawa meregang. Hentikan pacaran yang akan menjatuhkan kalian dalam jurang kenistaan. Jagalah kehormatan kalian yang suci dengan tameng ketaqwaan kepada Allah -Ta’ala- .
Sumber : Islamedia - Buletin Jum’at Al-Atsariyyah edisi 67 Tahun II. Penerbit : Pustaka Ibnu Abbas.

Selasa, 30 Agustus 2011

Meraup Pahala Lewat Bersin

Meraup Pahala Lewat Bersin

Muslim Muda…haaaatciin… aktivitas yang satu ini sangat sering kita lakukan bahkan hampir setiap hari, terkadang saat belajar, lagi di mushollah, sementara berkendaraan etc.
Hal yang sepele ini sebenarnya bisa mendatangkan banyak pahala, gak tanggung-tanggung pahalanya gedde banget.
Muslim Muda….karena keseringannya maka peluang untuk mendapatkan pahalapun sangat besar asalkan nih tetap memperhatikan adab-adabnya. Untuk lebih jelasnya cekidot aja deh..

1.  Mengucapakan Alhamdulillah

Sebagian orang nih apabila bersih terkadang mengucapakan hal-hal aneh, padahal Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menganjurkan kita mengucapkan hamdalah “Alhamdulillah” saat bersin

2.  Mengucapkan Yarhamukallah
Buat kalian yang mendengarkan orang lain bersin dan mengucapkan “alhamdulillah” maka kalian kudu menjawabnya dengan “yarhamukallah”

3.    Mengucapkan Yahdikumullahu wayushlihubaalakum

Buat yang bersin tadi, apabila mendengarkan orang lain mengucapkan “yarhamukallah” maka dia harus mengucapkan “yahdikumullaju wayushlihubaalaakum”

Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Apabila salah seorang diantara kalian bersin, maka ucapkanlah :Alhamdulillah (segala puji bagi Allah), maka hendaklah saudaranya menjawab :Yarhamukallah (semoga Allah merahmati engkau). Apabila ia mengucapkan Yarhamukallah, maka ucapkanlah(orang yang bersin) untuknya : Yahdikumullahu wa Yushlihubaalakum (semoga Allah memberi kalian hidayah dan memperbaiki segala keadaan kalian)”  (HR. Bukhari)

Penting juga nih…apabila orang yang bersin, kemudian bersinnya sudah lebih dari 3x maka sang pendengar (kaya radio aja nih) tidak perlu menjawab lagi cukup didoakan karena saudara kita itu kayanya akan kena flu, jadi katakana saja “Syafakallah” (semoga Allah menyembuhkanmu)

Dengan mengamalkan ini, insya Allah kalian akan meraup banyak pahala

Wallahu a’lam

Selasa, 16 Agustus 2011

Pesantren Kilat SMAN 23


Pesantren kilat beda dengan pesantren geledek, pesantren halilintar....bedanya dimana ya? hehehe! 
Bertempat di Ruang Aula SMAN 23, yg sebelumnya pernah jadi Ruang Guru dan sekarang jadi Ruang Kelas, lantai 2 dekat Musholla Bahrul Ilmi. Pesantren kilat tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena pesantren kilat kali ini diikuti oleh semua tingkatan kelas, mulai dari kelas X hingga kelas XII. Kelas X menyelenggarakan sanlat pada minggu pertama ramadhan (6-7 Agustus 2011), kelas XII pada minggu kedua ramadhan (13-14 Agustus 2011), dan kelas XII pada minggu ketiga ramadhan (20-21 Agustus 2011).

Dengan pembukaan oleh Bapak Ali Mukodas (Wakasek Kesiswaan) dan Bapak Ali Alawi (Pembina ROHIS), sanlat dimulai pada pukul 8 pagi pada hari sabtu hingga pukul 8 pagi pada hari ahadnya. Setiap rangkaian acara pada sanlat ini kalo dipikir-pikir sepertinya cukup padat, misalnya materi pertama yaitu Ma’rifatullah, materi kedua Ma’rifatul insaan, terus Training Motivasi dan Muhasabah, tak lupa juga ifthar dan sahur berjama’ah plus Mentoring kelompok untuk memperjelas pemahaman materi.

Alhamdulillah 2 minggu kemarin sanlat telah sukses diselenggarakan, terima kasih untuk guru-guru kami tersayang yang telah menyiapkan acara sanlat ini dengan sangat apik, (Bapak Mahmudin, Bapak Sumidjo, Ibu Ina Chandra, Ibu Cut Yusvidar, Ibu Hanifah, dan lain-lain) menemani kami dari awal hingga akhir acara, juga kepada Alumni ROHIS yang telah memberikan materi dan mendampingi acara sanlat ini, dan kepada pengurus OSIS dan ROHIS yang sudah terjaga dalam operasional hingga acara ini dapat berlangsung.

Materi 1 & 2 diisi oleh Ka Lanang Pribadi, alumni ROHIS angkatan 95 (dah lama banget ya!), mengenalkan kita kepada Allah dan kepada diri kita sendiri, kalo boleh dikaitkan secara sederhana pepatah yang mengatakan “Man’arofa nafsah faqod’arifa robbah” siapa yang mengenal dirinya ia akan mengenal Rabb-nya, sebenarnya cukup mewakili intisari kedua materi tersebut. Dan ketika seorang manusia melupakan Rabb-nya, sebenarnya ia sedang melupakan dirinya sendiri, iya kan…? Slide-slide power point yang ka Lanang presentasikan, dan film-film short episode juga sangat bagus. Sesi ketiga selepas mengikuti materi 1 & 2, 2 kali mentoring, ifthar dan shalat tarawih berjama’ah, peserta mengikuti Training Motivasi oleh Ka Aris Setyawan di malam hari, dari jam 8 malam higga jam 10 malam, materi trainingnya sungguh Luar bi-dahsyat! Malam harinya selepas beristirahat, peserta mengikuti muhasabah dan sahur berjama’ah.

Upaya kecil kami ini ya Rabb, ketika setiap diri kami memiliki peran untuk menjadikan almamater kami, SMAN 23 menjadi lebih baik dari tahun ke tahun, progress dengan pertumbuhan dan perkembangannya yang signifikan, berikhtiar agar kelak Siwa-siswi SMAN 23 memiliki karakter dan akhlak yang mulia, yang memuliakan dirinya, memuliakan kedua orang tuanya, memuliakan guru-gurunya, memuliakan saudaranya, memuliakan agamanya, dan memuliakan masa depannya, semoga Engkau mengijabah setiap lantunan doa-doa kami di bulan Ramdhan yang penuh berkah…Amiin

Open House ROHIS (OHR)

Dari blog sebelah http://blogbersamaitfi.blogspot.com/

Assalamualaikum...Pagi tadi rohis angkatan ane ngadain OHR (Open HOuse Rohis). Open House Rohis adalah acara wajib tahunan yang di adakan oleh rohis untuk merekrut anak anak kelas sepuluh yang baru masuk... 

Sebenarnya.. KHUSUS ekskul ROHIS ini adalah eklskul WAJIB yang harus di ikutin ama semua siswa siswi yang muslim.. tapi entah mengapa (ohhh) untuk kegiatan rohis, biasanya terjadi yang namanya seleksi alam...ngertikan maksudnya?!?!? ..
Oke.. it's no problem.. tapi alhamdulillah untuk OHR sekarang jumalahnya lumayan banyak.. ada sekitar 13 orang akhwat (cewe) dan 13 orang ikhwan (cowo) .. 

weitsss.. pada dengerin bener bener nih.. ckck
Padahal, di awal pendaftaran, yang ngedaftar aja ada sekitar 5o orang.. tapi entah menapa hanya segono yang dateng.. yang ternyata di sini sudah terjadi seleksi alam..

Oke, ane ceritakan apa apa aja yang perlu ane ceritakan di OHR tahun angkatan ane.. wkwkwk

wietsss janga deket deket yaaa.. bukan muhrim!!
Acara di mulai dari MC kita yang sudahh terlatih 1 hari sebelum acara...wkwkwk ini dia Ria dan Rival sedang membuka acaranya.. 

subhanallah.. indahnya .. :) 
Selanjutnya acara dilanjutkan dengan tilawah dan sari tilawah.. kebetulan tilawahnya di bawain ama temen sekaligus ketua kelas ane M.yasser dan sartilnya ane sendiri... wkwkkw kita membawakn (ciie di bawaaa) surat Al-mujadallah ayat 11 ..




Trusss acara selnajutnya sambutan (bukan sambitan!!!) dari ketapel kita.... Hibatul wafi ... (di sambut takbir! Allahu Akbar!! gak bolah tepuk tangan ya...) subhannallah biar sambutannya singklat padat tapi mengandung arti yang dalam ... -_______-


Add caption
sambutan di lanjutkan oleh sambutan dari ketua Rohis kita Ka Egy Subentra.. TAKBIR!

 kemudian pembina kita memberikan wejangannya... Pa Ali Al alawi .. (di sambut takbir! Allahu Akbar!) 


setelah itu.. acara di lanjutkan oleh acara yang sudah di jadwal kan.. kita juga dapet materi dari kaka M.Arif Julianto alumni  SMAN23. ka arif memberikan mater tentang cara belajar yang efektif.. dan yang bikin serunya dia ngejelasinnya pke flash!!! setelah itu kita nngadain mentoring yang di bagi 2 kelompok .. kelompok 1 oleh ka tia dengan asmen iis dan kelompok 2 oleh ka indah oleh asmen tina.. 


kita juga ngadain game tali.. malu maluin! ane kalah ama anak kelas 1!!!!! setelah itu kita menjalankan sholat dzuhur berjamaah dandi lanjutkan oleh nonton bareng foto-foto pas waktu kita TA... sambil makan kwetiaw bikinan maamnya nurul... wkwkkw 


sehabis itu pembagian doorprize deh... yang menang dapet hadiah... ciiie selamat yaaaaaaa... 

ini anak panitia lagi nyiapin makan... wkwkwk sibuk poto ape nyiapin????
setelah acara OHR selesai... kita selaku paniti mengadakan evaluasi yang di pimpin oleh ka Maulana Hasan...

sekian cerita OHR hari ini, semoga bermanfaat.... takbir!!! Allahu Akbar!!!

Rabu, 10 Agustus 2011

Agar Tak Mudah Meng"Galau"



 
Islamedia - Belakangan ini Rino sering murung tak tentu. Kondisinya yang sering terlihat galau itu cukup menggalaukan teman-teman dan orang tuanya. Karakternya yang periang belakangan ini menghilang. Di kelas, candaannya sudah jarang terdengar. Dari sudut ruangan kelas, posisi Rino duduk, hanya terlihat muka murung, diam, suram, jerawatan dan pas-pasan milik Rino. Sekalinya Rino bersuara, terdengar lantunan kalimat puitis yang nggak banget.

Suatu saat guru Matematika memberikan soal tentang integral yang agak rumit. Pak guru menantang adakah yang bisa maju ke depan untuk menjawab soal di papan tulis. Semua hening. Lalu Pak Guru bertanya, "Kenapa pada diam? Memangnya susah ya? Ayo coba, jangan diam aja." Tiba-tiba Rino yang sedari tadi diam, membuka mulutnya. "Pecahkan saja gelasnya. Biar ramai. Biar mengaduh sampai gaduh," ujarnya. Sontak saja semua terbahak. Galaunya agak mengkhawatirkan memang.

Selidik punya selidik, rupanya ada beberapa sebab Rino suka menggalau. Pertama, Rino tiba-tiba jatuh cinta dengan anak baru jurusan IPS. Anak pindahan dari desa. Tapi justru itu yang Rino suka. Karena Rino ngefans sama Bang Roma Irama, anak gadis dari desa itu mengingatkan Rino pada film Bunga Desa. Yah... Di Kartu Pelajar, usia Rino memang masih 17 tahun. Tapi pengetahuannya tentang film jadul rasanya membuat kita ragu dengan umur Rino sebenarnya.

Selain itu, ada kekhawatiran berlebih pada Rino kalau ia gagal masuk jurusan favoritnya di SNMPTN. Memang sekarang baru awal tahun ajaran dan masih beberapa bulan lagi SNMPTN, tapi Rino sudah mengkhawatirkan masa depannya. Setelah beberapa kali ikut try out, hasilnya ia gagal tembus jurusan Teknik Arsitektur UI. Ekstrimnya, ia hanya ingin jurusan itu. Bahkan ia tak berminat dengan pilihan kedua.

Ada lagi, Rino menjadi semakin galau karena tim kesayangannya, Argentina, gagal di Piala Copa America. Bagi sebagian orang yang tidak hobi sepakbola, mungkin kegalauan Rino dianggap gak penting. Tapi ya begitulah yang terjadi pada seorang fans berat Argentina.

Penting gak penting, galau itu memang bisa sering terjadi pada manusia, apalagi remaja. Karena itu, agar tidak menjadi remaja yang rentan galau, ada beberapa tips yang bisa diikuti.

1. Kenali Tujuan Hidupmu

Bila seseorang tidak mengenali tujuan hidupnya, maka ia rawan labil. Ia terombang-ambing dari suatu keadaan ke keadaan lain. Sedikit keadaan yang tidak menyenangkan, bisa didramatisir sedimikian rupa sehingga menghasilkan galau yang hebat.

Orang yang mengerti tujuan hidupnya, ia bisa saja galau, tetapi pada hal-hal yang menyangkut tujuan hidupnya. Seorang muslim yang menjadikan Allah sebagai tujuan hidupnya, maka kegalauannya ada pada saat ia berbuat dosa. Ia menyesal dan galau saat berbuat dosa karena dosa itu bisa menghalanginya mendapat Ridho Allah. Sedangkan bila musibah dunia menghampirinya, misalnya ia mendapat nilai ujian yang kecil, tidak menjadikannya galau berlebih karena nilai ujian yang kecil itu tidak menghalanginya mendapat ridho Allah. Ia tinggal berupaya agar ujian selanjutnya nilainya menjadi lebih baik; tanpa rasa cemas, sedih, atau murung berlebihan.

Begitu juga pada Rino, apabila ia mengenal tujuan hidupnya sebagai ciptaan Allah swt, ia tidak perlu uring-uringan karena Argentina gagal di Copa America. Olahraga hanya sekedar hiburan. Olahraga itu seharusnya menyehatkan. Tapi menjadi fans buta, membuat Rino seperti tak mengenal apa yang harusnya diperbuat untuk mencapai tujuan hidupnya.

Prinsipnya, "Musibah dunia ini tidak ada apa-apanya dibanding musibah akhirat." Begitu.

Pernah mendengar istilah MYOB (Mind Your Own Bussiness)? Artinya, kita disuruh fokus pada urusan kita saja. Tidak perlu mengurusi masalah-masalah lain yang tak berhubungan dengan kita. Pada dasarnya dalam pergalauan eh... pergaulan, kita dituntut untuk bersikap yang seimbang antara care dengan rese'. Kita memang perlu perhatian dengan sekeliling kita, tapi pada batas yang normal saja. Jangan sampai perhatian itu kebablasan sehingga menimbulkan kesan rese'. Nah, perhatian yang kebablasan ini juga bisa menimbulkan galau yang gak jelas. Yang putus cinta teman sekelas, eh.. yang galau berabad-abad malah kita. Kan gak banget. Karena itulah, mengenal tujuan hidup bisa membuat kita terhindar dari galau-galau yang gak penting.

2. Ridho Atas Kehendak Tuhan.

Kadang ekspresi kegalauan itu mencerminkan sikap kita yang tidak sopan kepada Tuhan. Tidak sopan di sini maksudnya kita tidak ridho atas kehendak Allah swt. Bila ada remaja yang setiap selesai bercermin timbul kegalauan, maka kemungkinan remaja itu tidak ridho dengan tampang yang diberikan oleh Allah swt. Akan sampai kapan kita terus-terusan tidak ridho dan menggalau atas kehendak Allah? Akan sampai kapan kita pelihara prasangka bahwa Allah tega memberikan keburukan pada kita? Maha Suci Allah dari sifat zholim.

Seorang mukmin, akan terhindar dari rasa galau karena sesuatu yang menimpa dirinya. Simak sabda berikut: “Amat mengherankan terhadap urusan mukmin, semuanya, hal itu tidak terdapat kecuali pada mukmin, bila ditimpa musibah ia sabar, dan bila diberi nikmat ia bersyukur.” (Hadits riwayat Muslim).

Sederhananya, hidup ini ada di antara dua penyikapan: sabar dan syukur. Orang yang mampu bersikap sabar pada keadaan yang tidak mengenakkan, akan terhindar dari sikap mudah galau. Tidak perlu galau kalau KRL mogok. Tidak perlu galau kalau terjebak macet. Bersabarlah. Orang sabar hidungnya lebar.. eh...

3. Kenali Potensi Diri, Tumbuhkan Percaya Diri

Galau hati juga bisa timbul dari rasa rendah diri. Seperti Rino yang gagal terus-terusan saat mengikuti try out, ia jadi menggalau. Sayang, kalau energi galaunya ia salurkan untuk belajar tanpa kenal menyerah, kemungkinan besar ia akan meraih cita-citanya. Tapi rasa rendah dirinya membuat ia memilih galau dari pada pantang menyerah.

Kenali potensi dirimu. Mengenali potensi diri bisa membantumu mengukur target yang tepat untuk dirimu. Dalam kasus Rino, anggaplah Rino memang gagal terus. Tapi ia bisa cari universitas mana yang cocok dengan nilainya. Kalau over confident, kita bisa berlebihan membentuk keinginan. Keinginan yang melewati batas potensi diri ini bisa mengakibatkan kita menghadapi kegagalan dan berujung pada kegalauan.

Begitulah beberapa tips untuk menghindari rasa galau. Jangan gampang galau yah..!! ;)

Kamis, 28 Juli 2011

Ramadhan is back, I'm very happy

Bismillah...
Assalamualaikum...

teman-teman, sebentar lagi bulan suci Ramadhan hampir tiba loh..
tau gak ramadhan itu apa???



Ramadhan itu adalah bulan penuh pengampunan bagi mereka yang bertaqwa dan bertawakal dengan memperbanyak amal ibadah. Satu hal yang istimewa adalah puasa Ramadhan yang hukumnya adalah wajib bagi setiap muslim yang baliq dan berakal.

Nah…bagaimana kita akan menjalankan puasa bulan Ramadhan ini agar tetap sehat dan fit????
ROHIS SMAN 23 bakal ngasih sedikit tips tips agar kita tetep fit selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini..


  • Senang hati menyambut Ramadhan Dengan hati senang epinefrin tereduksi, endorpin dan aktivitas glukagon meningkat sehingga tubuh lebih kuat menghadapi puasa. Lebih hebatnya lagi ternyata organ-organ tubuh kita sangat senang menghadapi puasa. Lambung, usus, ginjal, liver, kulit adalah 5 organ yang paling senang menghadapi puasa setelah mereka diporsir tiada henti di bulan-bulan sebelumnya.
  • Jangan tinggalkan sahur. Sahur merupakan salah satu rangkaian dalam ibadah puasa Romadhan yang sangat disarankan, dalam sebuah Hadist disebutkan bahwa “Bersabda Rasulullah SAW: “Sahurlah kamu, karena dalam sahur itu terdapat berkah yang besar”. Kenapa sahur penting bagi kita yang menjalankan puasa?. Saat menjalankan puasa tubuh kita tidak mendapatkan asupan gizi kurang lebih selama 14 jam. Untuk itu supaya tubuh dapat menjalankan fungsi dengan baik, sel-sel tubuh membutuhkan gizi dan energi dalam jumlah cukup. Untuk menu sahur sebaiknya pilih makanan berserat dan berprotein tinggi, tapi hindari terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang manis-manis.
  • Hindari minuman kopi pada saat sahur karena kopi akan membuat kita lebih cepat mengalami dehidrasi atau kehausan.
  • Mengawali buka puasa dengan kurma dan air madu. Hal ini dapat memulihkan kadar gula darah dengan cepat. Hindari makanan berat seperti nasi pada waktu berbuka, namun laksanakan sholat Maghrib terlebih dahulu baru makan.
  • Hindari berbuka dengan minuman dingin atau es, karena akan menyebabkan sirkulasi darah tidak optimal.
  • Kunyah makanan dengan baik agar kerja pencernaan menjadi ringan. Satu suap 33 kali kunyah.
  • Kurangi konsumsi makanan berlemak, makanan yang diawetkan, penyedap rasa, minuman bersoda dan bumbu berbau tajam (cuka, cabe dan asam).
  • Pada malam hari usahakan juga untuk banyak minum air putih atau air madu untuk memperlancar peredaran darah dan mencegah dehidrasi.
  • Jangan tinggalkan olahraga. Menjalankan puasa bukan berarti berhenti total berolahraga. Justru aktivitas fisik tetap dibutuhkan untuk menjaga kelancaran peredaran darah agar kita tidak mudah loyo. Namun untuk urusan ini pilih olahraga ringan yang tak membutuhkan energi berlebih, seperti lari-lari kecil atau jalan kaki. Sebaiknya lakukan olahraga menjelang waktu berbuka. Tarawih juga merupakan aktifitas yang dapat menjaga kebugaran.
  • Tidur yang cukup akan membuat badan selalu fit saat melaksanakan puasa esok hari.
  • Kendalikan emosi. Rasulullah bersabda bahwa puasa itu bukan hanya menahan lapar dan dahaga tetapi juga menahan nafsu. Dengan kata lain tujuan puasa adalah memanajemen emosi, belajar bersabar dan berupaya mendekatkan diri kepada Tuhan. Secara psikologis ini mempengaruhi mental-spiritual kita, dengan mengendalian emosi membuat jiwa kita tumbuh lebih sehat, dan merasakan kedekatan dengan Allah membuat hati kita damai.
  • Selalu berpikir positif akan menjaga kesempurnaan puasa dan metabolisme tubuh kita.

Itulah beberapa tips bermanfaat untuk melancarkan ibadah puasa Ramadhan kita. Akhir kata selamat menyambut hadirnya bulan Ramadhan “Syahru Ramadhan
Mohon maaf lahir dan batin .

Sabtu, 23 Juli 2011

Anggaran Dasar (AD) ROHIS 23


ANGGARAN DASAR 
ROHANI ISLAM SMA NEGERI 23 JAKARTA


Mukadimah
Dan hendaklah diantara kamu ada segolongan orang yang menyeru
kepada kebajikan, menyeru berbuat yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar.
Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. (QS. Ali Imran: 104)

Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang dijalanNya
dalam barisan yang teratur, mereka seakan-akan seperti bangunan  yang tersusun kokoh. 
(QS. As Shaff: 4)


BAB I
NAMA, WAKTU DAN TEMPAT

Pasal 1
Nama

Organisasi ini bernama Rohani Islam Sekolah Menengah Atas Negeri 23 yang selanjutnya disingkat ROHIS SMAN 23 Jakarta


Pasal 2
Waktu
ROHIS SMAN 23 Jakarta dideklarasikan pada tahun 1988, didirikan  sampai waktu tak terbatas.

Pasal 3
Tempat

ROHIS SMAN 23 Jakarta berkedudukan di  Musholla Bahrul Ilmi Sekolah Menengah Atas Negeri 23 Jakarta.


BAB II
AZAS, FUNGSI DAN TUJUAN

Pasal 4
Azas

ROHIS SMAN 23 Jakarta berazaskan islam

Pasal 5
Fungsi

ROHIS SMAN 23 Jakarta berfungsi sebagai:
  1. Wadah silaturrahim siswa/i muslim, guru, karyawan dan alumni SMAN 23 Jakarta
  2. Menghadirkan lingkungan yang islami di lingkungan SMAN 23 Jakarta
  3. Pusat kegiatan untuk mengembangkan bakat, kreatifitas, dan wawasan keislaman siswa/i muslim SMAN 23 Jakarta

Pasal 6
Tujuan

ROHIS SMAN 23 Jakarta bertujuan untuk:
  1. Mencetak pribadi-pribadi siswa/i mulim  yang menyeluruh (syumul)
  2. Mewujudkan Sekolah SMAN 23 Jakarta sebagai lingkungan sekolah  yang kondusif untuk beribadah, berdakwah, dan berprestasi sesuai dengan nilai-nilai islam .

 BAB III

SIFAT DAN BENTUK
 

Pasal 7

Sifat

Aktivitas ROHIS SMAN 23 Jakarta bersifat Syiar Islam dalam bingkai semangat ukhuwah islamiyah, intelektual, dan profesional

Pasal 8
Bentuk

ROHIS SMAN 23 Jakarta berbentuk lembaga struktural dibawah tanggung jawab Ketua OSIS SMAN 23 Jakarta.

BAB IV
LAMBANG

Pasal 9
Lambang

Lambang ROHIS SMAN 23 Jakarta terdiri atas Kubah Masjid berwarna hijau, terdiri dari enam lapis yang menggambarkan Rukun Iman.
enam lapisan berbentuk kubah masjid berwarna hijau gradasi dengan lambang SMAN 23 dibagian dalam kubah masjid berwarna biru tua, dan tulisan Rohani Islam SMA Negeri 23 membentuk tiang penyangga masjid berwarna hijau.


BAB V
PERANGKAT ORGANISASI
 
Pasal 10
Musyawarah Besar

Musyawarah Besar merupakan perangkat organisasi sebagai wadah pengambilan keputusan tertinggi ROHIS SMAN 23 Jakarta

Pasal 11
Majelis Syuro

Majelis Syuro merupakan perangkat organisasi tertinggi ROHIS SMAN 23 Jakarta

Pasal 12
Pengurus ROHIS SMAN 23 Jakarta

Pengurus ROHIS SMAN 23 Jakarta terdiri dari Pengurus Harian (Ketua Umum, Sekretaris Umum, Bendahara Umum, dan Humas), Ketua Departemen dan Sekretaris Departemen, dan Staf Departemen

Pasal 13
Anggota ROHIS SMAN 23 Jakarta

1.      Semua siswa/i muslim SMAN 23 Jakarta
2.      Ketentuan pada ayat 1 pada pasal ini akan dijelaskan di Anggaran Rumah Tangga ROHIS SMAN 23 Jakarta

 
BAB VI
PERUBAHAN DAN PENGESAHAN

Pasal 14

Perubahan dan pengesahan Anggaran Dasar ROHIS SMAN 23 Jakarta hanya dapat diputuskan melalui Musyawarah Besar dengan dihadiri sekurang-kurangnya 1/2 dari jumlah pengurus saat ini dan anggota diluar Pengurus.
 

BAB VII
ATURAN TAMBAHAN

Pasal 15

Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ini, diatur dalam:
1.      Anggaran  Rumah Tangga ROHIS SMAN 23 Jakarta.
2.      Peraturan atau ketentuan tersendiri yang dikeluarkan, sepanjang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar.

 Pasal 16

1.      Anggaran Dasar ini disusun untuk melengkapi perangkat ROHIS SMAN 23 Jakarta.
2.      Anggaran ini berlaku sejak saat tanggal disahkan.



Disahkan pada,
Jakarta,  23 Juli 2011
Presidium Musyawarah Besar



(Maulana Hasan)


Anggaran Rumah Tangga (ART) ROHIS 23


ANGGARAN RUMAH TANGGA
ROHANI ISLAM SMA NEGERI 23 JAKARTA


BAB I
TAFSIR LAMBANG ORGANISASI

Pasal 1
Arti Lambang ROHIS SMAN 23 Jakarta

  1. Kubah Masjid berwarna hijau gradasi, terdiri dari enam lapis yang menggambarkan Rukun Iman.
  2. Lambang OSIS SMAN 23 Jakarta dibagian dalam enam lapisan kubah masjid berwarna biru tua menandakan bahwa ROHIS SMAN 23 Jakarta adalah bagian dari OSIS SMAN 23 Jakarta
  3. Tulisan ROHANI ISLAM SMA NEGERI 23 Jakarta berwarna hijau membentuk tiang penyangga kubah yang kokoh menandakan identitas yang jelas.


Pasal 2
Makna Lambang ROHIS SMAN 23 Jakarta

Makna lambang secara keseluruhan adalah ROHIS SMAN 23 Jakarta sebagai wadah untuk membentuk siswa/i muslim dalam mengoptimalkan keimanan, mensolidkan ikatan persaudaraan islam antara Pengurus Rohis dengan siswa/i muslim, guru-guru, karyawan SMAN 23, dan alumni, serta menjadi pribadi muslim yang kuat, taat, melekat.

BAB II
KEANGGOTAAN

Pasal 3
Jenis Keanggotaan

Jenis Keanggotaan ROHIS SMAN 23 Jakarta, yaitu :
  1. Anggota Aktif
Anggota Aktif adalah  siswa/i muslim SMAN 23 Jakarta selain pengurus ROHIS SMAN 23 Jakarta yang mendaftarkan diri menjadi anggota aktif.
  1. Anggota Pasif
Anggota pasif adalah seluruh siswa/i muslim SMAN 23 Jakarta selain anggota aktif dan pengurus ROHIS SMAN 23 Jakarta.


Pasal 4
Syarat Keanggotaan

Syarat  Keanggotaan ROHIS SMAN 23 Jakarta :
  1. Anggota Aktif
·        Beragama Islam
·        Terdaftar pada Tata Usaha SMAN 23 Jakarta sebagai siswa/i SMAN 23 Jakarta
·        Mendaftarkan diri sebagai anggota aktif  ROHIS SMAN 23 Jakarta
  1. Anggota Pasif
·        Beragama Islam
·        Terdaftar pada Tata Usaha SMAN 23 Jakarta sebagai siswa/i SMAN 23 Jakarta

Pasal 5
Hak Anggota

Hak  anggota ROHIS SMAN 23 Jakarta yaitu :
  1. Anggota Aktif
·        Mengikuti Program Kerja ROHIS SMAN 23 Jakarta sesuai ketentuan yang berlaku
·        Memilih dan dipilih sebagai pengurus ROHIS SMAN 23 Jakarta
·        Mengggunakan fasilitas umum milik ROHIS SMAN 23 Jakarta sesuai ketentuan yang berlaku
·        Memiliki hak suara dan bicara dalam setiap agenda sesuai ketentuan yang berlaku
  1. Anggota Pasif
·        Mengikuti Program Kerja ROHIS SMAN 23 Jakarta sesuai ketentuan yang berlaku

Pasal 6
Kewajiban Anggota

Kewajiban Anggota ROHIS SMAN 23 Jakarta, yaitu :
  1. Anggota Aktif
·        Berakhlak Islami, kapan saja dan di mana saja
·        Berkomitmen dan berperan aktif dalam setiap agenda ROHIS SMAN 23 Jakarta
·        Mengikuti setiap agenda pembinaan yang diadakan
2.      Anggota Pasif
Tidak ada kewajiban yang bersifat mengikat kepada ROHIS SMAN 23 Jakarta

Pasal 7
Hilangnya Status Anggota

Status anggota akan hilang ketika:
1.      Anggota Aktif
·        Keluar dari agama islam
·        Mengundurkan diri
·        Meninggal dunia
·        Dicabut statusnya sebagai siswa/i SMAN 23 Jakarta
·        Diberhentikan karena melanggar kewajiban dan disetujui oleh Majelis Syuro
2.      Anggota Pasif
·        Keluar dari agama islam
·        Meninggal dunia
·        Dicabut statusnya sebagai siswa/i SMAN 23 Jakarta

BAB III
PERANGKAT ORGANISASI

Pasal 8
Musyawarah Besar

  1. Musyawarah besar adalah wadah pengambilan keputusan tertinggi
  2. Musyawarah besar dihadiri oleh pengurus, anggota dan undangan yang dianggap perlu
  3. Musyawarah besar dilaksanakan minimal 1 kali dalam satu tahun
  4. Musyawarah besar berfungsi:
a)         Memilih presidium Musyawarah besar yang sebelumnya telah direkomendasikan oleh Majelis Syuro.
b)         Membahas dan menetapkan tata tertib Musyawarah
c)         Meminta laporan pertanggung jawaban ketua Umum ROHIS SMAN 23 Jakarta terkait pencapaian selama satu tahun kepengurusan
d)         Merekomendasikan Program Kerja ROHIS SMAN 23 Jakarta satu tahun ke depan.
e)         Memberhentikan Ketua ROHIS SMAN 23 Jakarta yang lama
f)           Memilih dan menetapkan Ketua Umum ROHIS SMAN 23 Jakarta periode baru dari calon yang telah direkomendasikan oleh Majelis Syuro ROHIS SMAN 23 Jakarta
g)         Penetapan Majelis Syuro
h)         Menentukan lamanya periode kepengurusan
  1. Musyawarah besar dapat dilaksanakan jika dihadiri minimal ½ Pengurus dan anggota ROHIS SMAN 23 Jakarta

Pasal 9
Majelis Syuro


  1. Majelis Syuro adalah perangkat organisasi ROHIS SMAN 23 Jakarta yang mengawasi, memberi pertimbangan dan rekomendasi atas kebijakan organisasi
  2. Majelis Syuro berfungsi:
a)      Menetapkan Pengurus ROHIS SMAN 23 Jakarta
b)      Mengawasi kondisi dan kinerja pengurus
c)      Memberi teguran dan masukan kepada Ketua Umum ROHIS SMAN 23 Jakarta
d)      Mengawasi kondisi ROHIS SMAN 23 Jakarta
e)      Memberikan pertimbangan tentang kebijakan-kebijakan ROHIS SMAN 23 Jakarta
f)        Merekomendasikan diadakannya Musyawarah Besar
g)      Anggota Majelis Syuro direkomendasikan oleh Majelis Syuro sebelumnya dan ditetapkan di Musyawarah Besar
h)      Masa periode Majelis Syuro adalah satu periode kepengurusan
           
Pasal 10
Ketua Umum

Ketua Umum ROHIS SMAN 23 Jakarta:
  1. Pengurus harian tertinggi dalam struktur kepengurusan ROHIS SMAN 23 Jakarta
  2. Dipilih, ditetapkan, dan diberhentikan melalui Musyawarah Besar
  3. Bertugas dan bertanggung jawab untuk:
a)      Merencanakan dan mengkoordinir pelaksanaan program kerja ROHIS SMAN 23 Jakarta
b)      Mengangkat dan memperhentikan pengurus harian lainnya dengan persetujuan Majelis Syuro
c)      Melaksanakan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh Majelis Syuro dan Hasil Musyawarah Besar
d)      Memberikan laporan pencapaian ROHIS SMAN 23 Jakarta selama satu tahu pada Musyawarah Besar
  1. Memiliki masa jabatan selama satu periode kepengurusan


Pasal 11
Departemen ROHIS SMAN 23 Jakarta

1.      Sekurang-kurangnya Departemen ROHIS SMAN 23 Jakarta terdiri dari :
·        Departemen yang menangani bidang pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia
·        Departemen yang menangani bidang syi’ar
·        Departemen yang menangani bidang  keputrian
·        Departemen yag menangani bidang musholla
2.      Tiap Departemen terdiri atas Ketua Departemen (Kadept), Sekretaris Departemen (Sekdept), dan Staf Departemen

Pasal 12
Pengurus ROHIS SMAN 23 Jakarta

  1. Pengurus ROHIS SMAN 23 Jakarta adalah Pengurus Harian, Kadept, Sekdept, dan staf. Pengurus yang terpilih dan ditetapkan oleh Majelis Syuro ROHIS SMAN 23 Jakarta untuk melaksanakan Program Kerja ROHIS SMAN 23 Jakarta
  2. Syarat Pengurus ROHIS SMAN 23 Jakarta adalah :
a)      Terdaftar sebagai anggota Aktif
b)      Mendaftarkan diri sebagai pengurus
c)      Lulus dalam prosedur penyeleksian pengurus
d)      Ditsetujui oleh ketua umum
e)      Mengikuti Latihan Kepemimpinan Manajemen Rohis (LKMR)
  1. Hak pengurus ROHIS SMAN 23 Jakarta:
a)      Mengikuti agenda ROHIS SMAN 23 Jakarta
b)      Menjadi panitia atau ketua panitia agenda ROHIS SMAN 23 Jakarta
c)      Memberikan usulan dan saran atas Program Kerja dan kegiatan-kegiatan ROHIS SMAN 23 Jakarta
  1. Kewajiban Pengurus ROHIS SMAN 23 Jakarta:
a)      Berkomitmen terhadap amanah yang dipegang
b)      Menaati AD/ART ROHIS SMAN 23 Jakarta
c)      Mentaati semua kebijakan ROHIS SMAN 23 Jakarta
d)      Berkomitmen terhadap semua kewajiban baik sebagai anggota ROHIS SMAN 23 Jakarta sebagai pengurus ROHIS SMAN 23 Jakarta
  1. Hilangnya status pengurus ROHIS SMAN 23 Jakarta:
a)      Keluar dari agama islam
b)      Mengundurkan diri
c)      Meninggal dunia
d)      Dicabut statusnya sebagai siswa/i SMAN 23 Jakarta
e)      Diberhentikan oleh Ketua Umum dan disetujui oleh Majelis Syuro


Pasal 13
Komposisi Pengurus ROHIS SMAN 23 Jakarta

Komposisi Pengurus ROHIS SMAN 23 Jakarta terdiri atas :
1.      Rekomendasi Majelis Syuro yang lama untuk menempati pada Pengurus Harian, Kadept dan Sekdept.
2.      Open Rekruitmen untuk menempati staf departemen


BAB IV
KEUANGAN DAN ANGGARAN

Pasal 14
Sumber Keuangan

Sumber Keuangan ROHIS SMAN 23 Jakarta berasal dari :
  1. Dana Kesiswaan SMAN 23 Jakarta
  2. Kas Pengurus ROHIS SMAN 23 Jakarta
  3. Infak dari para Alumni ROHIS SMAN 23 Jakarta
  4. Sumber pemasukan lain yang halal dan sah.

Pasal 15
Penggunaan Keuangan

Keuangan ROHIS SMAN 23 Jakarta digunakan untuk :
  1. Biaya Operasional Organisasi
  2. Biaya Kegiatan dan Program Kerja Organisasi
  3. Sumbangan sosial dan keislaman
  4. Biaya penyelenggaraan koordinasi organisasi


BAB V
Perubahan dan Pengesahan

Pasal 16
Perubahan dan pengesahan

Perubahan dan pengesahan Anggaran Rumah Tangga ROHIS SMAN 23 Jakarta  hanya dapat diputuskan melalui Musyawarah Besar dengan dihadiri sekurang-kurangnya 1/2 dari jumlah pengurus saat ini dan anggota diluar pengurus.






BAB VI
ATURAN TAMBAHAN

Pasal 17

Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga ini akan ditentukan dengan peraturan tersendiri yang tidak bertentangan dengan AD/ART ROHIS SMAN 23 Jakarta yang dikeluarkan oleh Ketua Umum dan disetujui oleh Majelis Syuro

Pasal 18
Anggaran Rumah Tangga ini disusun dan berlaku sejak tanggal disahkannya.


Disahkan pada,
Jakarta,23 Juli 2011

Presidium Musyawarah Besar



(Maulana Hasan)
 

Followers

Blogger Tricks

free counters